Uji Jaringan 5G, Indosat Yakin 244 Kali Lebih Cepat dari 4G 0 20

Uji Jaringan 5G, Indosat Yakin 244 Kali Lebih Cepat dari 4G

Operator telekomunikasi Indonesia sudah mulai mempersiapkan jaringan internet generasi kelima (5G) untuk menghadapi era Internet of Things (IoT). Hari ini (22/11) Indosat Ooredoo melakukan uji coba 5G. Kecepatan 5G tercatat lebih cepat 244 kali cepat dibanding 4G.

Tercatat kecepatan jaringan 5G ini berada di kisaran 22 Gbps (22.000 Mbps). Artinya kecepatan ini lebih jauh lebih cepat dibandingkan jaringan 4G yang menghasilkan kecepatan maksimal 90 Mbps. Indosat dalam uji coba ini menggandeng Ericsson untuk menyediakan perangkat 5G.

Presiden Direktur Ericsson Indonesia Jerry Soper mengatakan kecepatan internet ini merupakan sejarah baru industri telekomunikasi di Indonesia.

“Anda bisa lihat sepercik dari masa depan. Kecepatan internet lebih dari 20 Gbps. Itu kecepatan tercepat internet dalam sejarah Indonesia. 5G kecepatan internet tercepat yang pernah didemonstrasi,” kata Jerry di kantor Indosat Ooredoo, Jakarta Pusat, Kamis (22/11).

Ia menjelaskan perbedaan terbesar antara 5G dan 4G berada pada latency jaringan internet. Jerry menerangkan 5G memiliki super low latency dengan kekuatan kurang dari 1ms. Sementara 4G memiliki latensi lebih dari 20ms.

Indosat menguji coba 5G pada frekuensi 28 Ghz dan spektrum frekuensi 800 MHz. Dengan kecepatan yang fantastis ini, Jerry mengatakan akan ada aplikasi-aplikasi baru atau teknologi yang baru.

“Perbedaan terbesar 4G dan 5G adalah super low latency. Ini akan membawa aplikasi baru yang sangat menarik. Seperti 3D Augmented Reality Collaboration,” kata Jerry.

Seperti yang diketahui, semakin tingginya frekuensi, semakin rendah pula cakupan jaringan. Untuk mengakali ini modul 5G dengan beam tracking.

Beam Tracking disebut menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendeteksi kepadatan suatu wilayah atau ruangan. Sehingga, jaringan sinyal bisa dialokasikan dengan efisien ke tempat-tempat yang banyak membutuhkan jaringan.

Sebelumnya Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Chris Kanter menyebutkan Indosat menjadi bagian untuk menjadi pelopor pertama di dunia untuk menerapkan 5G secara komersial.

Ia juga mengatakan ke depannya Indosat melakukan upaya penerapan strategi, pengembangan jaringan dan berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Indosat menjadi operator ketiga yang menjajal teknologi 5G. Kompetitor seperti XL Axiata sudah lebih dulu melakukan hal serupa. Sedangkan Telkomsel menjajal mobil tanpa sopir yang memanfaatkan teknologi 5G di ajang Asian Games.

sumber : cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *