Indonesia Siap Menghadapi Revolusi Industri 4.0 atau Era Robot 0 92

Era robot, pada mana tehnologi Artificial Intelligence (AI) maupun kecerdasan ciptaan banyak dimakan, untuk menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR 2018, Presiden Jokowi berulang kali menyebut pentingnya terobosan tehnologi.

“Pada tingkat pendidikan tinggi, kita wajib berani melaksanakan berbagai terobosan bila ingin jiwa- jiwa Indonesia siap berkompetisi pada masa depan,” sebut Presiden Jokowi, pada Gedung DPR MPR RI, Kamis (enam belas/delapan/2018).

Dikatakannya, universitas-universitas pada Indonesia wajib berani mendobrak kebiasaan-kebiasaan lama. Kalian wajib berani memunculkan program studi aktual yg mencerminkan realitas kebutuhan keahlian masa kini bersama masa depan.

“Ane percaya, langkah-langkah terobosan perguruan tinggi tersebut berniat disambut bagus oleh generasi muda kita, generasi yg sangat ingin melangsungkan lompatan kemajuan,” ujarnya.

Melalui pembangunan yg disebutnya insan sentris, Presiden Jokowi menyebutkan pentingnya menghadapi berbagai tantangan gedhe, serupa Perubahan Industri empat.0 yg pernah sedari mengubah wajah peradaban mahluk.

“Kita wajib dapat berkata berhubungan dengan Artificial Intelligence, Internet of Things bersama berbagai kemajuan tehnologi yg hampir setiap detik selalu timbul yg anyar,” terangnya.

Dikatakannya, Indonesia wajib segera beradaptasi serta kagak boleh tertinggal semenjak negara lain membenahi negaranya masing-masing pada era digital bersama perubahan peradaban jiwa.

Presiden Jokowi mengingatkan, sikap optimisme diperlukan di dalam menghadapi dengan menyikapi perubahan peradaban mahluk. Modal sosial serta energi kebangsaan pun untuk menjadi modal kuat buat melompat ke depan.

“Lihat jua kala empat santri muda bermula Indonesia telah memenangkan kontes Robotic Games tingkat dunia pada akhir tahun terus,” Presiden Jokowi mencontohkan.

Menurutnya, itu merupakan bukti maka Indonesia enggak penting takut dan Perubahan Industri empat.0, enggak penting khawatir terhadap masa depan. Membedakan, kita apalagi wajib mengenakan perkembangan yg tersedia buat membawa Indonesia malah maju.

“Kita wajib gesit beserta lekas memakai kesempatan yg tersedia pada depan mata berkat rumus yg berlaku sekarang bukan lagi yg gedhe mengalahkan yg mungil, melainkan yg akas mengalahkan yg lambat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *