WhatsApp Android Akan Penuh Tampilkan Iklan 0 22

WhatsApp Android Akan Penuh Tampilkan Iklan

Ibarat prediksi sejumlah pihak, WhatsApp tampaknya benar-benar mau dijejali bersama iklan. Sebelumnya beredar kabar maka pengujian iklan telah sampai pada platform iOS. Kini, uji coba yg ekuivalen kabarnya sempat sampai platform Android. Kabar ini terendus bermula membandel @WABetaInfo, yg kerap benar di dalam memprediksi fitur yg sedang dipersiapkan tim WhatsApp.

Mekanismenya ekuivalen serta iOS, yakni iklan bakal masuk ke fitur Status. Iklan pada Status WhatsApp sejak menempel pada Android beta versi dua.delapan belas.305. Mereka pemakai WhatsApp Android yg bukan penguji beta waktu ini sedang dapat bernafas lega, keterlibatan iklan pada Status WhatsApp belom timbul. Rumor ini malah memperkuat itikad Facebook yg bernafsu mengumpulkan pundi-pundi keuntungan mulai tiga keluaran besarnya, yakni WhatsApp, Instagram, serta Facebook. Serupa iklan Instagram Stories, iklan pada Status WhatsApp bakal didukung sepenuhnya oleh sistim pengiklanan yg dibangun Facebook Sistim iklan pada WhatsApp Status sebenarnya mencaplok sistim iklan pada Instagram Stories, dimana iklan berniat disisipkan kala pemakai sedang menggulir Stories yg diunggah teman. Sejatinya, rumor iklan masuk ke WhatsApp telah lama tercium. Kabarnya, Facebook sempat mengincar skema iklan buat WhatsApp kendati hampir diakuisisi empat tahun terus.

Masa itu, Facebook sesumbar tak berniat menganggu pengalaman perpesanan pemakai WhatsApp. Sebaliknya, nasib perpesanan WhatsApp kedepannya sedang teka-teki, walau sejauh ini semua perpesanan pada WhatsApp terlindungi enkripsi. Selain mengejar kekayaan lewat iklan, WhatsApp jua dari masuk ke area bisnis serta menawarkan layanan berbayar supaya pelaku usaha buat dapat langsung menghubungi pelanggan via pesan teks. Perusahaan manapun yg memasang layanan ini berniat dipungut biaya antara setengah sen (0,005 dollar AS alias sekitar Rp 76) hingga sembilan sen (0,09 dollar AS ataupun sekitar Rp satu.371) bagi setiap pesan yg dikirim ke konsumen potensial, terkait negara. Awal tahun kemudian, WhatsApp mengonfirmasi karena itu seratus perusahaan telah menguji coba fitur ini.

sumber : tekno.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *