Netizen Wajib Tahu, Ini Kelebihan Twitter Dibanding Instagram 0 48

Pemakai Twitter pada Indonesia semenjak membandingkan Twitter bersama Instagram mulai sebanyak masa silam. Banyak sedari para ialah netizen yg eksodus mulai Instagram ke Twitter. Sebanyak pemakai beralasan Twitter jauh lebih sopan dibandingkan beserta yg tersedia pada Instagram.

Berikut ini empat kelebihan Twitter dibandingkan Instagram versi pemakai Twitter

satu. Lebih hemat kuota

Tidak benar satu yg men-tweet mengenai tentang ini ialah anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep lewat parah membandel Twitter-nya, @kaesangp.

“Ternyata Twitter lebih hemat kuota ketimbang Instagram,” ujar Kaesang.

Setelah itu, banyak netizen yg mengomentarinya. Selain itu pemakai lainnyajuga mengutarakan hal yg sebanding. Kalian beralasan Twitter lebih hemat kuota berkat melulu mengamati tulisan pun, padahal Instagram serta fiturnya yg lebih banyak, tentu lebih banyak menyedot kuota data.

Kaesang Pangarep

@kaesangp
Ternyata twitter lebih hemat kuota ketimbang instagram

dua. Publik kaya lawan miskin

Tak sedikit yg menyatakan maka pemakai Twitter lebih miskin dibandingkan bersama Instagram. Ini pula terlihat sedari komentar yg tersedia di dalam postingan Kaesang itu.

Sebanyak tweet malah menyebut pemakai Twitter selaku golongan miskin. Tersedia pemakai Twitter mengamati kalian pemakai Instagram lebih kaya gara-gara wajib menyandang kamera bagus bagi mengunggah photo. Twitter belaka butuh tulisan.

“Pemakai instagram kagak tersedia publik misqin. Sebab wajib punya hape dgn kamera bagus baut upload photo. Wajib punya harta untuk jalan2 terus diambil fotonya. Twitter sahaja modal ngebacot,” tulis parah @alfarizhi8.

Kaesang Pangarep

@kaesangp
· Aug 21, 2018
Ternyata twitter lebih hemat kuota ketimbang instagram

Zhie Alfarizhi
@alfarizhi8
Pemakai instagram tak tersedia publik misqin. Lantaran wajib punya handphone dgn kamera bagus baut upload photo. Wajib punya harta untuk jalan2 terus diambil fotonya. Twitter belaka modal ngebacot

tiga. Twitter lebih sopan

Banyak netizen pemakai Twitter yg mengomentari user Instagram lebih enggak sopan dibandingkan para. Instagram dianggap selaku tempat serta komentar nyinyir beserta pedas mulai mereka penggunanya.

Keliru satunya keliru satu pemakai Twitter yg berjanji hendak pergi sejak Instagram apabila teman-temannya aktif pada Twitter. Ia menyatakan maka Twitter jauh lebih bagus bersama penggunanya lebih sopan.

Parah @faridzaaaaa pun berpendapat hal yg sebanding. Dirinya mengomentari screen shot komentar-komentar pemakai Instagram di dalam satu unggahan atlit bulu tangkis, Anthony Ginting.

Tegar Hidayatullah
@T_Hidayatullahh
I will leave Instagram if at least all my classmates are on Twitter and they are active.. Twitter looks good, and users are more respectful

@faridzaaaaa
Inilah mengapa alasanku pindah sedari instagram ke twitter beserta bagi gawat twitter lagi setelah yg lama tutup fatal abadi. Kejam. Yg belaka dapat lihat komennya aja sakit hati, jangankan orangnya langsung. Sedang mah dunia indah banget kalo saling menghormati dengan menghargai.

Firgiawan Ramaulana
@seterahdeh
ywdh lh y

Ia mengutaraka sampai membuka parah Twitter-nya kembali sebab alasan Instagram lebih kejam. Komentar-komentar di dalam media sosial itu menciptakan sakit hati.

empat. Pemakai Twitter ideologi tweet individu

Tidak benar satu fatal, @petissmadura menjawab pertanyaan mulai tidak benar satu gawat, kenapa komentar pemakai Twitter berbeda dan pemakai Instagram.

Ia berpendapat sebab Twitter membiasakan penggunanya dan format tulisan. Menjadikan para membaca dengan memahami tweet sebelumnya.

@Jirayuri
Replying to @seterahdeh
Penaran deh, sebenernya apakah sih yg bikin komentar anak Twitter beda dr anak ig? Aspek apakah yg bikin komentar2 pada Twitter jauuuuuh lebih sopan drpd pada ig? 🤔

Ane suka
@petisssmadura
menurutku pribadi sih krn pada twitter kita trbiasa “berbasis tulisan” n akan g hendak kita pasti menatap tweet dgn membaca beserta memahami. sedang pada ig yg memang mulai awal utk berbagi photo dengan dgn caption yg sdikit, jd org2 trbiasa liat visualnya aja.

Padahal Instagram berisi photo beserta caption yg berjumlah sedikit. Menciptakan penggunanya terbiasa menatap berdasarkan penglihatan serta kemungkinan tak memperhatikan caption.

sumber : viva.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *