Peristiwa di Media Sosial Ini Bakal Terjadi di Tahun Ini 0 36

Tak dapat dipungkiri, media sosial (medsos) telah untuk menjadi platform primer bagi mereka penggunanya. Tak berlebihan sumpama menyebut medsos turut ambil porsi gedhe pemakai di dalam kehidupan satu hari-hari. Bersama medsos ajah, akses informasi penduduk kini malah gampang bersama akas.

Sebanyak pemain medsos yg kini telah mengukuhkan dirinya selaku platform terbesar pada dunia, entah namanya tak lagi asing terdengar pada telinga engkau. Ambil model paling gampang, Facebook. Menyusul Instagram, Twitter, hingga Snapchat.

Masing-masing punya fungsinya sendiri. Facebook sekarang untuk menjadi platform buat berbagi informasi bersama berkomunikasi dan kerabat.

Instagram sendiri dimakan selaku wadah buat mengekspresikan diri, berbagai momen di dalam contoh photo serta video. Twitter ajah sekarang untuk menjadi tempat bagi beropini, sedang Snapchat yg diberitakan telah terseok-seok, sedang menguasai tempat pada hati kalian penggunanya beserta untuk menjadi tidak benar satu pionir medsos berteknologi Augmented Reality (AR).

Kemudian, misal apakah tren medsos yg hendak berlangsung pada 2018? Akankah peran mulai masing-masing platform tetap bertumpu pada kodratnya, alias apalagi bakal malah melebar serta memenuhi demandpemakai yg lantas meningkat?


satu. Instagram Stories Akan Menjadi ‘Kebutuhan’ Satu hari-hari

Tren berbagi momen di dalam photo ataupun video ala singkat sebetulnya telah lebih konon dipelopori Snapchat. Kecuali ironisnya, tren ini jangankan lebih diperlihatkan pemakai lewat Instagram Stories. Dengan pada 2018, tren Instagram Stories mau lebih memiliki demand pemakai.

Instagram Stories disebut mau oleh karena itu kebutuhan satu hari-hari. Maksudnya, pada setiap harinya pemakai mau selalu berbagi momen lewat Instagram Stories. Mungkin itu di dalam macam photo atau juga video, akan momennya itu berarti, berkarakter informatif, ataupun jua tak perlu sebanding sekali.


dua. Live Streaming Jangankan Populer

Walau live streaming sempat dimakan semasa dua tahun terakhir, bukan perlu dirinya mau meredup pada 2018. Makin, live streaming berniat malah mendunia beserta bukan lagi jadi sesuatu yg ‘sulit’ buat dikerjakan.

Selain itu, platform medsos misal Facebook, Twitter, hingga Instagram jua mau menghadirkan fitur live streaming beserta kemampuan yg lebih bagus bersama berbekal koneksi stabil. Bersama begini, livestreaming ajah malah gampang dengan dapat dibuat oleh siapa pun, pada mana saja bersama kapan ajah.


tiga. Twitter Hendak Berevolusi

Walau sudah jatuh, Twitter diramal bakal kembali ‘bangkit’ pada 2017. Karna itu, perusahaan membutuhkan sesuatu gebrakan yg dapat membuatnya selaku medsos yg dapat berevolusi, tak melulu pada fitur sebaliknya jua pada kebutuhan pemakai bagi mengekspresikan pemikirannya.

Kesan-jejak ‘perubahan’ Twitter sebetulnya telah nampaksemenjak Nopember 2017, pada mana medsos microblogging tersebut sempat menggulirkan fitur cuitan hingga 280 karakter.

Keputusan bagi memperbarui kemampuan ini tak lepas semenjak kebiasaan mereka penguna. Berlandaskan Twitter, banyak pemakai yg berkicau di dalam bahasa seadanya berkat batasan karakter yg tersedia pada layanan tersebut.


empat. Augmented Reality Mendominasi

Tehnologi Augmented Reality (AR) yg berbaur di dalam video pada Snapchat memang memadai menarik. Bukan enggak bisajadi, ke depannya platform medsos bakal mengikuti langkah laksana.

Facebook, contohnya, belom lama ini pun menghadirkan fitur AR selaku filter pada layanan Messenger-nya. Serta begitu, pemakai Facebook Messenger dapat menambahkan reaksi AR serta obyek-obyek realistis misal hati alias sebanyak animasi menarik lainnya di dalam satu buah photo alias video yg hendak dikirim ke kontak pada pelaksanaan.

Alasan Facebook menambahkan reaksi AR ke di dalam aplikasinya ini sederhana. Para ingin menjadikan Mesenger untuk menjadi pelaksanaan yg menyenangkan dengan tak hanya fokus pada komunikasi semata.


lima. Medsos Berbasis VR Sedari Bergerak

Yg terakhir, tren medsos berbasis tehnologi Virtual Reality (VR) jua hendak jadi sesuatu yg tak asing. Facebook, lagi-lagi jadi pionir buat urusan yg satu ini. Belom lama ini, raksasa medsos milik Mark Zuckerberg itu aktual jua menampilkan medsos bagi perangkat Oculus.

Layanan bernama Spaces ini adalah keluaran yg menggabungkan tehnologi VR serta medsos. Beserta begini, layanan ini memungkinkan pemakai Oculus terhubung bersama parah Facebook-nya bersama mendapatkan pengalaman menggunakan medsos beserta tatacara berbeda.

Serta Spaces, pemakai Facebook tak lagi berkomunikasi serta memakai pelaksanaan chatting. Pemakai bakal ditampilkan di dalam satu buah avatar dengan komunikasi bakal dilaksanakan melalui suara, layaknya percakapan umum.

Melalui pelaksanaan ini, tersedia empat pemakai Facebook yg dapat terhubung pada di dalam satu buah grup. Masing-masing pemakai dapat mengobrol, menggambar, menonton video 360, menciptakan panggilan video, terhitung selfie dan menggunakan avatar pemakai.

Buat waktu ini, Spaces nyata dapat dikonsumsi melalui Oculus Rift. Kecuali berlandaskan penuturan Product Manager Mike Booth, pihaknya mengingingkan layanan ini dapat tersedia bagi platform VR lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *