Path Sebagai Rumah Yang Nyaman 0 52

Disinggung mengenai apakah yg melatarbelakangi ide Morin di dalam menjadikan media sosial Path, ia mengucapkan maka privasi yg terbuka untuk menjadi alasannya. Ia mengamati hampir semua sosial media membuka privasi penggunanya sampai-sampai dapat disalahkan gunakan oleh individu-penduduk yg enggak bertanggungjawab.

Pernah banyak contohnya persoalan kejahatan yg terjadi dan mendayagunakan media sosial. Oleh akibat itulah Morin mencoba melepaskan kenyamanan bagi pemakai media sosial di dalam memasrahkan semua hal pada media sosialnya tidak menggunakan takut tersedia keluhan yg bakal dihadapi pada nanti hari.

Selain privasi yg terjamin, Morin ingin biar dan Path ini dapat membangun korelasi yg lebih bagus antara pemakai serta penduduk-publik terdekatnya. Jarak yg membentang pada antara para tak berniat terasa beserta media sosial satu ini. Memang #Facebook beserta #Twitter mampu memberantas jarak yg menghadang, melainkan keluhan privasi belom dapat kalian atasi. Oleh karna itulah Path dilahirkan buat melengkapi sosial media yg sempat tersedia.

Satu filosofi yg jadi dasar Morin menjadikan Path ialah “Mendekatkan mereka penggunanya bersama masyarakat yg para sayangi.” Ibaratnya Facebook bagai satu buah Koran beserta berbagai bentuk beritanya, Twitter bagai satu buah alun-alun kota yg ramai hendak banyak masyarakat, serta LinkedIn selaku satu buah kantor virtual, karena itu Path mewujudkan rumah yg terjamin, nyaman bersama aman privasinya sejak individu-publik luar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *