Telkomsel Pelopori 5G di Momen Asian Games 2018 0 48

Hajatan internasional empat tahunan sekali, Asian Games 2018 dijadikan oleh Telkomsel selaku sarana bagi memamerkan keunggulan tehnologi jaringannya, terlebih tehnologi 5G. Berlandaskan Direktur Primer Telkomsel, Ririek Adriansyah, momen Asian Games 2018 pada Jakarta dengan Palembang untuk menjadi kepentingan nasional, pada mana Telkom Group untuk menjadi tidak benar satu Sponsor Prestige. ” sampai-sampai sekaligus menunjukkan tak belaka terhadap kaum Indonesia, melainkan pula penduduk luar (internasional) karena itu negara kita kagak ketinggalan bermula negara lain,” kata Ririek pada kantor Telkomsel, Kamis (sembilan/delapan/2018).

Terus, selaku Sponsor Prestige, apakah jua yg disajikan Telkomsel selagi perhelatan Asian Games 2018? 5G Experience Center Telkomsel membangun booth 5G Experience Center pada mana pengunjung dapat menatap bersama menikmati langsung, faedah apakah yg dapat didapat sedari koneksi 5G. Telkomsel mengklaim selaku yg pertama membagikan pengalaman 5G ke pemakai. Mengusung tema “Menangkan Hari Ini, Memajukan Bangsa”, Tekomsel berharap penyelesaian-pemecahan yg dipamerkan hari ini dapat memasrahkan edukasi ke pemakai bakal faedah layanan 5G. “Menjadi ini pun bagian sedari edukasi umat serta berbagai stakeholder lain, terhitung mendukung program pemerintah Making Indonesia empat.0,” kata Ririek.

Booth ini memamerkan bermacam penanggulangan yg mendemonstrasikan tehnologi 5G yg mempunyai koneksi kencang, latensi kurang, fitur geo-tagging, bersama penanggulangan autonomous driving. Sebanyak peragaan yg dapat dicoba antara lain bus tidak menggunakan sopir, virtual driving (remote driving), game adu penalti mengenakan headset VR, serta game adu suit Jepang serta lengan robot. Booth 5G Experience Telkomsel dapat dikunjungi melalui Pintu dua GBK pada Jalan Pintu Satu Selatan, ataupun pada seberang Hotel Fairmont, Senayan. Mendayagunakan BTS 5G Sebanyak empat BTS 5G telah dibangun Telkomsel buat mendukung 5G Experience. Keempat BTS tersebut memanfaatkan sinyal 28 GHz yg telah memiliki ijin serta Kominfo. Jaringan 5G Telkomsel yg didemonstrasikan pada GBK berlandaskan Telkomsel mengenakan spektrum 800 MHz, serta kapasitas throughput maksimal mencapai enam belas Gbps.

Walau seperti itu, jaringan 5G ini sifatnya sedang uji coba, belom digelar ala komersil. Telkomsel sendiri menargetkan layanan 5G komersil dapat digelar pada 2021 mendatang. Membangun seribu BTS ekstra Sebanyak satu.000 BTS extra dibangun Telkomsel bagi mendukung kelancaran komunikasi Asian Games 2018. BTS-BTS tersebut tersebar pada semua venue beserta non-venue Asian Games pada Jabodetabek serta Palembang. Khas bagi Gelora Bung Karno (GBK), terdapat seratus BTS yg telah memasang tehnologi empat,9G pada frekuwensi dua.300 MHz. Sejak seratus BTS tersebut. Sedari seratus BTS tersebut, emmpat pada antaranya mewujudkan BTS 5G. Selain itu, Telkomsel jua mengerahkan lima belas mobile BTS serta seratus mobile Grapari bagi mendukung layanan bagi kalian atlit dengan official Asian Games 2018. Regulasi Mengingat pentingnya jaringan 5G, Telkomsel jua meminta biar pemerintah singkat membuka lelang frekuwensi 5G.

Hasil, spektrum yg dibutuhkan bagi menggelar jaringan 5G memadai gedhe, satu operator seluler setidaknya butuh spektrum minimal seratus MHz. Baca jua: Pemerintah Diminta Singkat Buka Lelang Sinyal 5G Jaringan 5G ini mau sangat dibutuhkan pada masa mendatang, terlebih menyambut era Industry empat.0 yg pernah dicanangkan pemerintah. Mesin-mesin industri hendak sangat membutuhkan jaringan 5G implikasi sedikit latensi. Telkomsel sendiri telah mengantongi ijin uji coba jaringan 5G pada sinyal 28 GHz beserta spektrum seratus MHz. Berlandaskan Telkomsel, throughput yg dihasilkan dapat mencapai enam belas Gbps serta latensi yg rendah, yakni pada bawah satu ms.

sumber: tekno.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *