Indonesia Akan Buka Jaringan 5G, Telkomsel Segera Buka Lelang Frekuensi 0 94

Operator seluler Telkomsel sedang ancang-ancang menggelar layanan koneksi 5G ala komersil pada Indonesia. Karna itu, operator yg khusus serta warna merah itu meminta pemerintah akas membuka lelang frekuensinya. “Kita minta pemerintah membuka lelangnya (frekuwensi),” kata Direktur Primer Telkomsel, Ririek Adriansyah pada kantor Telkomsel, Kamis (sembilan/delapan/2018), tatkala ditanya kapan Telkomsel bakal mengkomersilkan layanan 5G. Berdasarkan Ririek, spektrum yg dibutuhkan bagi menggelar jaringan 5G memadai gede, satu operator seluler setidaknya butuh spektrum minimal seratus MHz. Jaringan 5G ini bakal sangat dibutuhkan pada masa mendatang, terlebih menyambut era Industry empat.0 yg pernah dicanangkan pemerintah. Mesin-mesin industri berniat sangat membutuhkan jaringan 5G gara-gara sedikit latensi. Telkomsel sendiri telah mengantongi ijin uji coba jaringan 5G pada sinyal 28 GHz serta spektrum seratus MHz. Berlandaskan Telkomsel, throughput yg dihasilkan dapat mencapai enam belas Gbps dan latensi yg rendah, yakni pada bawah satu ms. Hampir melangkah ke 5G, Telkomsel kini tengah meng-upgrade jaringannya ke tehnologi empat,9G, dan memanfaatkan massive MIMO serta tehnik CA (carrier agregation). Jaringan empat,9G tersebut berjalan pada sinyal dua.300 MHz yg didapat Telkomsel sedari keterlibatan lelang tahun kemudian. BTS-BTS berteknologi empat,9G ini pernah disebar pada venue-venue Asian Games dengan tempat non-venue lainnya, ibarat titik kerumunan, mal, restoran, rumah sakit, wisma atlit, dsb. Telkomsel membangun booth 5G Experience Center pada Gelora Bung Karno. Pada booth ini, pengunjung dapat memandang tehnologi remote driving, mobil yg dikendalikan metode remote, memakai koneksi 5G yg latensinya mungil, sampai-sampai respons mobil bergerak ketika itu pun, bersamaan serta gerakan setir sejak jarak jauh. Tersedia jua demonstrasi game adu penalti pada mana penjaga gawang mendayagunakan headset VR, mencoba menangkap bola yg ditendang metode real time. Bola yg ditendang bakal diproyeksikan ke headset, dengan dicoba ditangkap oleh kiper. Ini pula menunjukkan rendahnya latensi yg dimiliki jaringan 5G, pada mana gerakan bola pada dunia aktual sesuai dan yg dilihat pada headset VR. Tersedia jua game Beat the Robot, pada mana pengunjung berniat diajak adu suit jepang (rock, papper, scissors) dan lengan robot. Lengan tersebut berniat bereaksi sekian mendeteksi gerakan tangan pengunjung. ?? Yg paling menarik mewujudkan demonstrasi bus otonomos atau juga bus tidak menggunakan sopir. Bus mau berjalan pada rute yg telah ditentukan, pengunjung pula dapat menonton video streaming kwalitas Full HD pada di dalam bus. ?? Booth 5G Experience Telkomsel dapat dikunjungi pada kompleks GBK melalui Pintu dua, yakni pada jalan Pintu Satu Selatan (ataupun seberang hotel Fairmont).
sumber : tekno.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *