Gambar Porno di Internet Hilang, Inilah Cerita di Balik Semuanya 0 7761

Gambar porno pada mesin pencari internet umpama Google, perlahan tetapi pasti sedari mengilang sejak peredaran. Kenapa dapat begini?

Kementerian Komunikasi dengan Informatika (Kominfo) telah berkoordinasi dan kalian penyelenggara jasa internet (ISP) bagi mengaktifkan fitur safe mode, pada mana nantinya pemakai internet tatkala memburu informasi serta keyword bernada pornografi, bahwa gambar porno kagak hendak timbul pada Google Images.

“Kita dorong supaya bagaimana Google kagak mendatangkan yg negatip serta keyword tadi kagak timbul, itu teknik pada-setting safe searchserta berkarya ekuivalen beserta ISP bagi mengkonfigurasi setting jaringan pada pencarian safe mode pada Google,” tutur Plt Kabiro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza pada Jakarta.

Fitur safe mode ini, sejatinya dapat diatur sesuai harapan pemakai waktu berseluncur pada Google. Membedakan, ketika ini safe mode telah diaktifkan, sampai-sampai pemakai internet tak dapat lagi menginginkan gambar porno pada platform milik Sergey Brin bersama Larry Page itu.

“Sebelumnya fitur ini terkait pemakai, kecuali sekarang kagak dapat diotak-atik lagi, sempat pada-default ini sedari ISP,” ungkap Noor.

Kominfo saja memperluas koordinasi beserta kalian ISP bagi ‘mengenyahkan’ gambar porno pada Google Images.

Noor mengutaraka sebelumnya pada pekan lantas, pemerintah menggaet tiga ISP. Tetapi, kini melonjak sampai 25 ISP. “Ke-25 ISP ini sempat meliputi 96% alias 99% user (pemakai internet pada Indonesia),” ujar dirinya.

Mengenai platform mesin pencari internet lainnya, sebut jua Bing dengan media sosial, Noor mengungkapkan karena itu pemerintah bakal melangsungkan kebijikan yg sebanding pada sana.

“Tujuan pemerintah itu melindungi internet ini dan melepaskan konten positif terhadap penduduk dan mengeliminasi konten negatip. Internet itu kan dunia, tidak menggunakan batas, dan mode filtering itu teknik pemerintah melepaskan konten positif, khususnya terhadap remaja bersama anak-anak,” tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *