Telkomsel Jamin Tarif Tak Akan Naik Melainkan Internet 4G Akan Lebih Cepat 0 79

Jaringan internet 4G LTE Telkomsel dijanjikan hendak malah akas, memungkinkan streaming video tidak menggunakan buffering. Tentang ini hasil implementasi pita sinyal 30 MHz pada spektrum dua,tiga GHz yg berbasis tehnologi Time Division Duplex (TDD).

Frekuensi tersebut dimenangkan Telkomsel lewat mekanisme tender pada akhir Oktober 2017 terus. Operator pelat merah berani menggelontorkan uang Rp satu,007 triliun maupun jua dua kali lipat pada atas harga dasar yg ditetapkan Kementerian Komunikasi serta Informatika, demi menambah spektrum.

Walau sekian, Direktur Primer Telkomsel, Ririek Adriansyah, menegaskan penerapan jaringan LTE-TDD tak serta-merta berimplikasi pada kenaikan tarif internet bagi pelanggan. Berdasarkan dia, pendayagunaan LTE-TDD ini makin lebih efisien semenjak segi belanja modal alias capex bagi jangka panjang.

“Tarif sebanding aja beserta yg sekarang,” ujarnya usai konferensi pers, Selasa (28/sebelas/2017), pada Telkomsel Smart Office, Jakarta.

“Bagi menambah kapasitas yg ekuivalen kita dapat lebih murah (dan LTE-TDD dua,tiga GHz) dibandingkan sebelumnya. Spending capex yg sebanding kita dapat kapasitas lebih gedhe sebab spektrumnya longgar,” dirinya menjelaskan.

Selain itu, internet singkat jua menstimulasi peningkatan konsumsi data pelanggan. Ririek berdalih belom menghitung potensi kenaikannya, membedakan asal merujuk ke rekam kesan perpindahan semenjak 3G ke 4G duga-duga dapat mencapai dua puluh hingga 30 persen.

“Saya belom yakin, membedakan duga-duga berpotensi naik yg ekuivalen (dua puluh sampai 30 persen),” dirinya menuturkan.

Setiap tahun Telkomsel mencatat kenaikan trafik penggunaan internet rata-rata 120 persen. Ke depan, Ririek memandang potensi pertumbuhan yg positif implikasi layanan yg lebih bagus serta penetrasi smartphone yg malah gencar.

Selaku langkah awal, Telkomsel mau membangun 500 BTS berbasis LTE-TDD pada Jabodetabek, Bandung, serta Palembang hingga akhir 2017. Selanjutnya Telkomsel mau membangun jua pada kota-kota lainnya yg membutuhkan penambahan kapasitas.

Ala awam, pengantaran jaringan internet maksimal maupun peak throughput dan LTE-TDD yg mengeksploitasi penggabungan frekuensi alias carrier aggregation dapat menaikkan kecepatan hingga dua,lima kali lipat dibandingkan LTE-FDD yg selagi ini dimakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *