Yahoo Sampai Sekarang Masih Belum Tahu Bagaimana 3 Miliar Akun Pengguna Bisa Dibobol 0 73

Sebanyak tiga milyard parah e-mail pemakai Yahoo diretas dari 2013 hingga 2014 terus. Persoalan ini tercatat selaku persoalan peretasan terbesar sepanjang sejarah.

Pernah empat tahun berlalu, sebaliknya Yahoo belom pula mengetahui, bagaimana sistemnya dapat dibobol. Setidaknya, menurut pengakuan mantan CEO Yahoo, Marissa Mayer.

“Sampai hari ini kita belom dapat mengidentifikasi hambatan apakah yg memicu pencurian (membandel) ini,” kata Mayer, pada depan mereka anggota Komite Perdagangan, Senat Amerika, pada di dalam satu buah panel diskusi.

Lebih lanjut, Marissa Mayer sesumbar Yahoo bekerja sebanding serta penegak hukum, Biro Pertanyaan Federal (FBI), bagi memburu pelaku peretasan. Belakangan, Mayer menuding pihak Rusia yg oleh karena itu dalang pada balik pencurian miliaran Yahoo tersebut.

“Kita sekarang ideologi karna itu, perwira intelijen Rusia serta peretas yg disponsori negara bertanggung jawab atas serangan yg sangat kompleks serta canggih terhadap sistim Yahoo,” kata Marissa Mayer.

Pada di dalam panel diskusi, hadir saja Chief Privacy Officer Verizon, Zacharia. Zacharia tak membantah pernyataan Marissa Mayer yg sejatinya telah benar-benar lepasdari satuan pada Yahoo.

Diketahui, Verizon yg mempunyai induk Yahoo tatkala ini, pasca mengakuisi perusahaan yg telah jaya pada era 90-an tersebut senilai empat,delapan milyard dollar AS. Verizon nanti mau menggabungkan Yahoo dengan AOL beserta mengganti nama perusahaan untuk menjadi “Oath”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *