Satu buah Arti pada Balik Deretan “Kode” Film The Matrix 0 160

Mereka penggemar film sci-fi The Matrix pasti telah kagak asing beserta hujan “kode digital” bewarna hijau yg untuk menjadi opening credit pada setiap waralaba filmnya. Asalkan kode tersebut coba ditelusuri, apakah duga-sangka isinya?

Apakah satu buah rumus persamaan yg luar umum kompleks alias perincian biaya kalkulus yg ribet, ataukah deretan digit yg cuma dapat dipecahkan serta kriptografi?

Arti laten pada baliknya ternyata tak sedramatis itu. Akibat kode tersebut tak lain mewujudkan resep buat masakan Jepang, yakni sushi, yg pada otak-atik sedemikian rupa supaya seolah terlihat mirip kode digital rahasia.

desainer produksi yg menciptakan kode The Matrix, Simon Whiteley, menyadur karakter-karakter Jepang, ialah kanji, katakana, bersama pula hiragana pada buku resep masakan Jepang milik istrinya yg mewujudkan publik Jepang.

“Ane senang memberitahu semua publik kalau kode The Matrix terbuat sedari resep sushi. Tidak menggunakan kode itu, enggak berniat tersedia Matrix,” jelas Whiteley.

Whiteley yg menekuni berdasarkan penglihatan reaksi beserta animasi memindai buku masakan Jepang milik si bini, mengotak-atik huruf-huruf pada dalamnya, berikutnya menambah reaksi berdasarkan penglihatan buat menjadikan hujan kode digital bewarna hijau yg ikonik pada The Matrix.

Film yg dibintangi Keanu Reeves tahun 1999 ini mengangkat tema Virtual Reality yg sedang digemari sebanyak produsen tehnologi dengan dunia digital tatkala ini bagaikan Facebook, Sony, Google alias Samsung.

Pada cerita film, kode hijau yg tampil selaku opening credit The Matrix menunjukkan apakah yg sedang terjadi pada di dalam dunia maya Matrix.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *