Perusahaan Asal Israel Menuduh Apple Mencuri Tehnologi Kamera Ganda 0 124

Apple kembali didera gugatan hukum. Kali ini giliran satu buah perusahaan startup dengan syarat Israel, Corephotonics, yg menuding Apple telah memakai tehnologi kamera gandanya tidak menggunakan ijin.

Apple pertama kali menerapkan tehnologi kamera ganda pada iPhone tujuh Plus yg dirilis satu tahun kemudian. Fitur tersebut diteruskan ke iPhone delapan Plus dengan iPhone X yg rilis tahun ini.

Corephotonics mengklaim pihaknya telah menawarkan kerja sebanding beserta Apple bagi menciptakan smartphone berkamera ganda, tetapi ditolak.

Membedakan pihak penuntut, Apple nanti mengimplementasikan fitur dual camera metode sepihak serta enggak memanfaatkan lisensi atau ijin bermula Corephotonics.

Dokumen pengadilan yg diajukan Corephotonics menuliskan “Apple telah sesumbar dapat melanggar hak paten pihak lain semaunya kagak mendayagunakan konsekuensi yg berharga”.

“Kepala negosiator Apple… mengucapkan karena itu andaikata Apple melanggar, butuh ketika bertahun-tahun serta biaya berjuta-juta dollar pada pengadilan Apple dapat wajib membayar (ganti rugi),” sebut dokumen Corephotonics.

Apple sebenarnya menyandang hak paten kamera ganda sendiri.

Andaikan ingin menang pada pengadillan, Corephotonics wajib dapat membuktikan maka Apple tak mengembangkan tehnologi kamera ganda yg independen.

Tehnologi dual camera telah lama digunakan pada ponselsemenjak iPhone tujuh Plus timbul, setidaknya sejak 2011 kemunculan HTC Evo 3D, membedakan penerapannya memang berbeda-beda antar pabrikan.

tersedia pabrikan yg mengombinasikan kamera ultra wide dan kamera baku (LG), kamera berwarna serta monokrom (Huawei), serta kamera baku sengan kamera telephoto (Apple, Samsung, serta Xiaomi).

Corephotonics jua telah lama mengembangkan tehnologi kamera ganda. Startup ini antara lain berhasil mengumpulkan kepeng nari Samsung Ventures, Foxconn, serta MediaTek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *