Bandara Orlando diGegerkan Oleh Baterai Kamera Yg Meledak 0 93

Satu buah ledakan keras terdengar pada Bandara Orlando pada Jumat (sepuluh/sebelas/2017). Pada awalnya, calon penumpang yg tersedia pada bandara mengira telah terjadi penembakan. Tetapi, setelah ditelusuri, suara tersebut berasal semenjak ledakan baterai lithium-ion yg dibawa oleh keliru satu penumpang.

Ledakan tersebut terjadi pada bagian luar pintu terminal primer. Pada saat itu, seorang penumpang datang serta membawa tas berisi kamera. Saat ketika memasuki pos pemeriksaan, penumpang tersebut mendapati tasnya mengeluarkan kepulan asap.

Hal itu menciptakan pemilik tas terkejut. Dirinya spontan melemparkan tasnya bersama mengajak penumpang lain menjauhi tas tersebut. Kejadian itu tentu juga menciptakan suasana pintu masuk untuk menjadi sedikit ricuh.

Mengamati kegaduhan yg terjadi, petugas keamanan bandara datang serta memindahkan tas tersebut jauh sejak  keramaian yg menjadikan panik banyak penduduk.

“Beberapa saksi panik beserta meninggalkan bahan para. kalian melarikan diri bermula mengerti serta bertanya apakah yg membuat tiang penyangga jatuh,” tulis Phil Brown, CEO Penerbangan Orlando, pada Facebook resmi Bandara Internasional Orlando.

“ketika itu terdengar suara ledakan, penumpang berusaha menyelamatkan diri hingga petugas tak dapat mengontrol suasana,” tambahnya.

Tak tersedia korban mahluk atas kejadian tersebut. Tapi, Bandara Internasional Orlando wajib membatalkan 24 penerbangannya.

Penerbangan pada Bandara Internasional Orlando aktual dapat beraktivitas normal di dalam selang saat sekitar empat jam.

Insiden ledakan ini terjadi pasca badan keamanan penerbangan Amerika, Perkumpulan melangsungkan revisi terhadap pihak keamanan material elektronik. Satu bulan hampir kejadian ini, regulator penerbangan sipil AS (FAA) melarang perangkat elektonik yg berukuran gede, sejak semenjak telepon pintar dimasukkan pada di dalam tas.

FAA menyarankan perangkat elektronik tersebut semestinya tidak boleh disatukan beserta bahan lain pada di dalam bagasi. Perangkat tersebut wajib dibawa ke kabin pesawat setelah mengikuti pertanyaan keamanan mekanisme terpisah.

perangkat elektronik yg berisi baterai wajib dipisahkan sedari benda khas, misal aerosol serta hair spray.

FAA telah melakukan satu buah percobaan beserta mengemas netbook bersebelahan dan pelembab rambut, nail remover, pembersih tangan berair, serta alkohol murni bagi membuktikan hal tersebut. Hasilnya, semua benda tersebut dapat mengakibatkan kebakaran tidak menggunakan diduga.

Selain itu, FAA saja melarang penumpang untuk melepas baterai lithium-ion sejak perangkatnya. Gara-gara, baterai yg bersentuhan dan baterai lain ataupun benda logam laksana kunci ataupun koin dapat menghasilkan panas yg dapat memicu percikan barah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *