Apple Tembus USD 1 Triliun, CEO Apple berikan Motivasi ke Karyawannya 0 32

Perusahaan elektronik Apple berhasil meraih nilai USD 1 triliun atau setara Rp 14.476 triliun (USD 1 = Rp 14.476).  Nilai Apple mencapai USD 1 triliun ketika harga saham mereka ditutup naik menjadi USD 207,39 per lembar atau setara Rp 3 juta.

Pencapaian tersebut membuat Apple sebagai perusahaan pertama di Amerika Serikat (AS) yang nilainya berhasil tembus USD 1 triliun.

CEO Apple Tim Cook mengirimkan sebuah pesan kepada para pegawai Apple yang berjumlah 120 ribu orang. Dalam pesan tersebut, ia berkata angka USD 1 triliun bukanlah fokus utama.

“Walau banyak yang bisa kita banggakan dari pencapaian ini, ini bukan ukuran kesuksesan kita yang paling penting. Keuntungan finansial hanyalah hasil dari inovasi Apple, mendahulukan produk dan konsumen, dan selalu berpegang pada nilai-nilai kita,” tulis Cook dalam memo yang didapatkan CNBC.

Cook turut mengajak tim Apple untuk berterima kasih pada pelanggan, suppliers, dan rekan bisnis, komunitas pengembang Apple atas apa yang mereka raih.

Beberapa nilai yang Cook tekankan adalah mengenai kreativitas manusia yang bisa dipakai untuk mengubah dunia. Sesuai dengan visi pendiri Apple Steve Jobs, produk-produk Apple pun bertujuan untuk memperkuat serta memperkaya kehidupan orang lain.

“Produk-produk kita tidak hanya menciptakan momen kejutan dan sukacita, produk kita memperkuat semua orang di seluruh dunia untuk memperkaya kehidupan mereka dan orang lain,” ucap Cook.

“Sebagaimana yang Steve selalu lakukan di saat-saat seperti ini, kita harus melihat pada masa depan cerah Apple dan tugas-tugas hebat yang akan kita lakukan bersama,” tandasnya.

Apple Cetak Kapitalisasi Pasar USD 1 Triliun

Dikutip dari BBC, kenaikan tersebut membuat Apple mengalahkan perusahaan lain, seperti Amazon dan Microsoft sebagai perusahaan pertama yang mencapai nilai valuasi hingga USD 1 triliun.

Sejak iPhone pertama kali muncul, saham Apple memang meningkat cukup pesat hingga 1.100 persen. Sementara dalam setahun terakhir, nilai sahamnya terus melonjak hingga sepertiga dari sebelumnya.

Sejumlah analis memprediksi kenaikan saham Apple dalam beberapa bulan terakhir ini tidak lepas dari keputusan perusahaan untuk membeli kembali saham dengan nilai US$ 1 miliar.

Selain itu, Tim Cook sebagai pengganti Steve Jobs dianggap telah menerapkan strategi jitu yang mendorong pertumbuhan perusahaan, seperti sekarang ini.

Ada dua faktor kunci yang membuat Cook berhasil. Pertama, kini Apple menjual iPhone lebih sedikit tapi dengan harga lebih mahal, sehingga menghasilkan lebih banyak uang.

Tidak hanya itu, Apple juga telah melakukan diversifikasi sumber keuntungannya. Perusahaan dilaporkan menghasilkan sekitar US$ 10 miliar setiap tiga bulan dari layanan penjualan aplikasi, penyimpanan cloud, dan streaming musik.

sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *