China Mulai Membuka Wisata Baru di Negara nya berbasis realitas virtual (Virtual Reality, VR) 0 99

China Mulai Membuka Wisata Baru di Negara nya berbasis realitas virtual (Virtual Reality, VR)

China malah gencar menyediakan obyek wisata anyar untuk wisatawan yg ingin berkunjung ke negaranya. Yg terbaru, negri tirai bambu menyiapkan taman bermain yg belom tersedia sebelumnya.

Berbeda dan obyek wisata China kebanyakan yg syarat hendak arti historis serta filisofis, obyek wisata anyar ini tampil lebih modern serta mengusung tema futuristik.

Obyek wisata bernama East Valley of Science and Fantasy tersebut merupakan taman bermain (theme park) berbasis realitas virtual (Virtual Reality, VR) pertama serta terbesar pada China.

Taman hiburan yg terletak pada kawasan Guiyang China ini sengaja dibuat buat mempersembahkan pengalaman dunia rekaan ilmiah pada di dalam kehidupan nyata.

taman bermain ini bakal dibuka Desember mendatang. Membedakan, tiket memasuki taman bermain ini dapat dipesan online sedari sekarang.

East Valley of Science and Fantasy hendak mengisi taman bermainnya beserta ruang rekreasi VR, bioskop, restoran, dan area anak-anak.

Buat dapat menikmati taman bermain ini, pengunjung mau dibekali beserta perangkat headset VR masa berada pada pintu masuk taman.

Headset ini berikutnya dikenakan pengunjung untuk menikmati wahana yg tersedia, misalkan menjelajah ruang angkasa, bertemu alien, hingga mengendarai roller coaster VR bertema pertempuran luar angkasa.

Photo taman bermain tersebut sejak tersebar pada media China sebanyak minggu nanti. Metode keseluruhan, taman tersebut terlihat mengesankan khususnya pada mata penggemar fiksi ilmiah.

Pada gambar tersebut, terlihat satu buah patung robot tempur raksasa setinggi 53 meter. Pada segi lain, terlihat beberapa bangunan yg dibentuk menyerupai kapal induk Alien.

Taman bermain ini didirikan oleh satu buah perusahaan tehnologi pada China, Oriental Times Media Corp’s pada area seluas 129,empat hektar. Pembangunan taman tersebut menghabiskan biaya sebesar sepuluh triliun yuan maupun senilai Rp dua puluh,empat triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *