Inilah Fitur Android 9 yang Dinamai Pie 0 83

Pekan ini, Google alhasil mengumumkan julukan resmi buat sistim operasi Android P terbaru. Huruf “P” pada namanya ternyata adalah kependekan mulai “Pie”.

Sistim operasi Android versi kesembilan itu sedari tersedia lewat update over-the-air buat perangkat-perangakat seri Pixel besutan Google.

Pabrikan lain yg ikut di dalam program Android P beta dijadwalkan lekas menyusul kebagian, terhitung Sony, Xiaomi, HMD Dunia (Nokia), Oppo, Vido, OnePlus, serta Essential.

Dibandingkan pendahulunya, Android Pie mengusung sebanyak pembaruan pada berbagai aspek. Apakah ajah fitur anyar yg dapat ditemui pemakai pada Android Pie? Simak sembilan pada antaranya pada bawah ini, sebagaimana kita rangkum.

satu. Smart reply sedari notifikasi

Smart reply pada notifikasi Android Pie(Google) Google menerapkan tampilan serba membulat pada antarmuka grafis Android Pie, inklusif pada bagian quick setting beserta tray notifikasi.

Tema berdasarkan penglihatan bahan design pada Android Pie memang menambahkan white space serta sudut membulat. Tampilan setting ajah kini memperkenalkan ikon yg lebih berwarna-warni.

Buat notifikasi, Android Pie mampu mendatangkan konten ibarat gambar semenjak pelaksanaan pesan instan, berikut opsi bagi langsung membalas percakapan.

dua. Mode gelap

Di dalam keadaan khusus, tampilan antarmuka berwarna gelap lebih nyaman ketimbang warna putih terang misal umum.

Pada Android Oreo sebelumnya, Google telah menyediakan opsi dark mode yg mesti diaktifkan dan memilah wallpaper, sebaliknya fitur tersebut selanjutnya ditarik.

Dark mode kini telah kembali pada Android Pie. Tatacara mengaktifkannya ajah gampang, yakni memadai serta membuka opsi Display pada menu Settings, nanti Device theme, terus pilih pada antara tiga opsi, yakni otomatis (menurut wallpaper), terang, maupun gelap.

tiga. Simulasi “poni”

Malah banyak smartphone Android mempunyai “notch” atau juga poni pada bagian atas selaku tempat kamera depan dengan earpiece, semasa layar lantas dilebarkan serta cuma menyisakan bingkai tipis pada pinggir perangkat.

Bagi mengakomodir tren yg mengemuka ini, Android Pie menyediakan fasilitas  simulasi notch buat developer, biar dapat menatap ibarat apakah tampilan aplikasinya pada smartphone berponi.

Tatacara ialah bersama mengaktifkan Developer Mode, kemudian mengaktifkan opsi “Simulate a display with a cutout” pada bagian Drawing.

empat. Editing screenshot

Android Pie sedang mendukung teknik pengambilan screenshot dan menahan tombol power serta volume down metode bersamaaan.

Selain itu, tersedia fitur aktual buat editing screenshot. Akas setelah tangkapan layar diambil, Android Pie mau memperkenalkan tombol “Edit” pada preview screensot.

Opsi penyuntingannya antara lain crop, highlight, serta menggambar. Ini mempersingkat langkah yg diperlukan sumpama pemakai ingin menyunting gambar screenshot hampir dibagikan ke masyarakat lain.

lima. Digital wellbeing

Fitur yg satu ini enggak diterapkan metode default pada Android Pie, kecuali dapat didapatkan lewat keikutsertaan di dalam program beta, asal dengan pemakai mempunyai perangkat seri Pixel.

Digital wellbeing bertujuan mengurangi penggunaan ponsel oleh pemakai, lewat satu buah dashboard tertentu yg mendatangkan fitur-fitur pendukung.

Tersedia “app timer” yg membatasi masa berjalannya pelaksanaan, do not disturb, serta “wind down” yg otomatis mengaktifkan Night Light dengan mengubah warna layar jadi grayscale bagi mengingatkan pemakai supaya singkat tidur, sumpama sedang sibuk melihat layar ponsel pada kasur.

enam. Lockdown

Tersedia satu fitur sekuriti hangat bagi keamanan extra yg diterapkan pada Android Pie, yakni mode Lockdown yg berniat mengunci perangkat, lantas menonaktifkan pemindai sidik jari bersama voice unlock, serta tak memperkenalkan notifikasi pada lock screen.

Perangkat berniat meminta kunci default umpama PIN alias pattern.

Teknik mengakifkannya mewujudkan bersama membuka opsi Security and Location pada menu Setting, kemduian Lock Screen Preference, serta aktifkan Show lockdown.

Pilihan bagi melancarkan Lockdown berikutnya berniat ditampilkan kala pemakai menekan tombol ikhtiar.

tujuh. Penerbangan berbasis gestur

Bosan dan tiga tombol pelayaran default metode Android? Google menyediakan alternatif pada Android Pie, yakni yakni pelayaran berbasis gestur swiping.

Sapukan jari ke kanan bagi menjalankan fungsi “back”, ke kiri bagi berganti pelaksanaan yg terbuka, ke atas buat memandang “recent apps” alias app drawer.

Tombol elips mungil (on screen button) pada tengah layar berfungsi layaknya tombol home fisik buat membawa pemakai kembali ke layar home.

delapan. Kunci rotasi

Sebagian pemakai Android boleh jadi sering terpaksa membolak-balik perangkatnya karna tampilan mendadak layar berubah bermula portrait alias namun, kala perangkat berganti orientasi.

Berbeda sedari versi Android sebelumnya yg sahaja menyediakan opsi “on” bersama “off” bagi rotasi otomatis, Android Pie dapat mengunci tampilan di dalam orientasi khas.

Satu buah tombol tertentu pada pojok atas layar dikonsumsi buat mengaktifkan kunci rotasi ini.

sembilan. Adaptive battery

Fitur adaptive battery menggunaakan kecerdasan ciptaan (AI) bagi melacak pola penggunaaan pelaksanaan oleh pemakai, inklusif kapan pun masa pemakaiannya.

Pelaksanaan yg sering dimakan bakal memiliki prioritas resource beserta baterai buat berjalan pada background. Tujuannya tak lain buat menaikkan efisiensi ikhtiar bersama menghemat baterai.

Buat mempermudah pemakai di dalam memantau, indikator ikhtiar baterai yg tersisa bakal ditampilkan pada bagian bawah ambient display (always on display), ibarat yg sebelumnya pernah dikerjakan oleh sebagian pabrikan Android pada perangkatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *